Showing posts with label Software. Show all posts
Showing posts with label Software. Show all posts

Saturday, January 16, 2010

Download Microsoft Office Professional Plus 2010


Wow... Microsoft telah mengeluarkan MS Office Professional Plus ke publik akhir - akhir ini. Dengan Microsoft Office Professional Plus 2010, Anda mendapatkan berbagai cara-cara baru yang kuat untuk melakukan pekerjaan terbaik mereka dari lebih banyak tempat - apakah mereka sedang menggunakan PC, smartphone atau web browser. Dari berwawasan update ke Excel, PowerPoint, Word dan Outlook, untuk integrasi kemampuan server baru yang membuatnya lebih mudah bagi setiap orang untuk melacak, melaporkan dan berbagi informasi penting, Office Professional Plus 2010 menawarkan paket lengkap melalui akrab, alat intuitif. Paket Microsoft Office Professional Plus 2010 ini terdiri dari:

* Microsoft Word
* Microsoft Excel
* Microsoft Power Point
* Microsoft Outlook
* Microsoft OneNote
* Microsoft Access
* Microsoft Publisher
* Microsoft InfoPath
* Microsoft SharePoint Workspace
* Microsoft Communicator













Bila berminat, anda dapat mencoba download di http://www.microsoft.com/office/2010/ untuk mendownload anda hanya membutuhkan account Windows Live. Software ini akan aktif hingga October 2010, jadi anda masih punya banyak waktu untuk mencoba MS Office baru ini

Microsoft Word
















Microsoft Excel















A PC with these minimum recommended specifications:


* 500 MHz 32-bit or 64-bit processor or higher
* 256 MB of system memory or more
* 3.5 GB of available disk space
* 1024x768 or higher resolution monitor
* DVD-R/W Drive

Supported Operating Systems:

* Windows XP with Service Pack (SP) 3 (32-bit)
* Windows Vista with SP1 (32-bit or 64-bit)
* Windows Server 2003 R2 (32-bit or 64-bit) with MSXLM 6.0 installed
* Windows Server 2008 with SP2 (32-bit or 64-bit)
* Windows 7 (32-bit or 64-bit)
* Terminal Server and windows on Windows (WOW) (which allows installing 32-bit versions of Office 2010 on 64-bit operating systems) are supported.

Sunday, December 27, 2009

Problem antara Windows 7 dan Harddisk SATA 1TB

Dengan semakin banyaknya pengguna yang memasang sistem operasi Windows terbaru di komputernya, permasalahan yang belum pernah diketahui sebelumnya mulai bermunculan.

Meski telah diujicoba oleh 8 juta beta tester, Microsoft belum mampu mereplikasikan seluruh skenario dalam dunia nyata yang mampu menyebabkan gangguan pada Windows 7.

Masalah terbaru yang ditemukan oleh produsen software terbesar tersebut adalah bahwa sistem operasi penerus Windows Vista itu tidak dapat bekerjasama dengan baik dengan harddisk SATA berkapasitas besar.

Microsoft menyebutkan bahwa pengguna mungkin akan mengalami pesan error di Windows 7 saat mereka akan kembali menggunakan komputer mereka setelah ditinggal idle.

“Pesan error muncul saat komputer yang menjalankan Windows 7 atau Windows Server 2008 R2 di harddisk SATA berkapasitas besar, misalnya 1GB,” kata juru bicara Microsoft dalam pernyataannya yang VIVAnews kutip dari Softpedia, 25 Desember 2009.

“Jika Anda menyuruh komputer Anda masuk ke status Sleep atau Hibernate lalu kemudian Anda coba kembali aktifkan, pesan itu akan muncul,” ucap juru bicara Microsoft.

Microsoft telah menemukan sumber masalah itu dan menghadirkan hotfix untuk didownload lewat situs Microsoft Support. Akan tetapi, berhubung perbaikan hanya ditujukan bagi pengguna yang mengalami masalah tersebut. Pengguna yang tidak mendapati masalah, sebaiknya menunggu update resmi dari Microsoft, misalnya dalam bentuk Service Pack 1.

“Saat Anda me-resume komputer, driver harddisk SATA butuh harddisk tersebut untuk siap dalam waktu 10 detik,” kata Microsoft. “Akan tetapi, harddisk SATA berkapasitas lega membutuhkan waktu lebih dari 10 detik. Dalam kasus ini, terjadi operation time out,” jelas Microsoft.

Sumber : vivanews.com

Tuesday, November 24, 2009

Google Gait Pengembang Ubuntu

Sejumlah pihak mungkin melihat sistem operasi Google Chrome akan menjadi kompetitor dari distribusi sistem operasi Linux yang ada saat ini. Akan tetapi tidak demikian dengan Canonical, perusahaan yang ada di balik Ubuntu, salah satu distribusi Linux terpopuler. Mereka malah bekerjasama dengan Google untuk mengembangkan Chrome.

Menurut sumber di Canonical, para pengembang Ubuntu di perusahaan tersebut telah bekerjasama dengan tim Chrome sebelum Google mengumumkan rencana mereka mengembangkan sistem operasi untuk netbook di Juli 2009.

Setelah Google mengumumkan bahwa mereka meng-open source-kan sistem operasi Chrome mereka, Canonical memutuskan untuk memublikasikan keterlibatan mereka di pengembangan OS yang bersangkutan.

“Canonical memberikan kontribusi terhadap Google dengan kontrak,” sebut Chris Kenyon, Vice President of OEM Services Canonical pada blognya, seperti VIVAnews kutip, 24 November 2009. “Jumlah pengembang yang terlibat dalam pembuatan Chrome tidak dapat disebutkan, tapi yang pasti, itu merupakan proyek besar,” sebutnya.

Meski terlibat, sebut Kenyon, bukan berarti Canonical lebih mengutamakan Chrome dibandingkan Ubuntu. Canonical akan terus fokus melanjutkan pengembangan distribusi Linux mereka.

Dari sisi konsumer, orang mungkin akan bertanya tentang posisi Chrome OS dan Ubuntu. Walaupun kedua sistem operasi menggunakan beberapa komponen inti yang sama, tetapi Chrome OS akan menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan Ubuntu.

“Tahun 2010 mendatang akan menjadi tahun yang sangat menarik,” kata Kenyon. “Melengkapi Ubuntu yang hadir untuk partner OEM, kami bersama Google akan menghadirkan sistem operasi untuk perangkat berbasis Chrome OS,” ucapnya.
 

Guest Book


ShoutMix chat widget

Site Info

See More [ View | Join ]

Followers

Cyber Net World Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template